Hi~ well, aku balik lagi seperti janjiku kemarin. Mumpung ada mood buat nulis, jadi menulislah sepuas hatiku hahaha😆 cos udah cukup lama aku pengen mengulas ini film, cuma kemarin masih sibuk ngerjain tugas kuliah. Sekarang pun sebenarnya tugas masih numpuk sih😐, halahhh nungguin tugas kelar nggak ada habisnya, iya kan! Daripada fikiranku nggak tenang karena menunda-nunda buat nulis kisah cinta mereka di blog ini, jadi mending nulis dulu biar bisa damai sentosa ngerjain tugas Writing, Reading, Structure, dan kawan-kawannya. Jadi sekian dulu moqoddimah-nya😁spoiler allert!
Rabu, 01 Juni 2022
The Vampire Diaries Season 4~ Menerima Sisi Gelapmu
Season 4 menceritakan bagaimana Elena bertransisi menjadi vampir newbie. Dia terpaksa menjadi vampir karena kecelakaan mobil yang berakhir tenggelam di sungai jembatan yang dulu merenggut nyawa kedua orang tuanya. Dibantu dr.Fell, Elena yang diambang kematian disuntikkan dengan darah vampir milik Damon setelah sebelumnya di season 2 Elena dipaksa meminum darahnya Damon guna melindunginya dari ajal karena Elena akan dijadikan tumbal ritual yang dilakukan oleh Klaus.
Elena bangun dari koma singkatnya, dan mulai bertransisi menjadi vampir. FYI, proses menjadi vampir di TVD itu beda dengan proses menjadi vampir di Twilight Saga. Jadi kalau di TVD, kamu hanya akan menjadi vampir apabila sebelum kematianmu, ditubuhmu harus ada darah vampir yang larut ditubuhmu, lalu proses kedua saat kamu di ambang kematian, kamu diberi darah vampir lagi entah itu dengan cara disuntikkan seperti Elena, atau dengan cara manual langsung disuap di mulut. Nah, karena Elena memenuhi syarat yang dijelaskan tadi, kini proses terakhir sebelum dia benar-benar menjadi vampir ialah timbulnya rasa haus darah setelah proses kedua tadi, dan Elena harus meminum darah manusia sebagai tahap akhirnya. Kalau dia melewatkan proses terakhir itu, dia akan mati sebagai manusia dan gagal menjadi vampir.
Dengan terpaksa, Elena 'mencicipi' makanan khas vampir tersebut dengan cara yang begitu elegan, yaitu hanya sedoletan di jari telunjuknya. Jadi bukan kayak vampir buas yang langsung memangsa dan menggigit leher korbannya dengan taring tajam mereka gitu😖 Elena ya tetap Elena dengan sifat kemanusiaannya, hanya saja dia sudah berubah status yang tadinya a human being to a vampire😈
Nah, setelah menjadi vampire ini Elena amat tertekan dan stress dengan rasa laparnya akan darah. Dia takut menjadi pembunuh, dia takut teman-temannya akan membencinya bila dia berubah jadi monster yang haus darah. Hingga suatu ketika, Elena tanpa sadar menghisap darah Matt dari nadi tangannya secara berlebihan dan hampir menewaskan temannya itu. Untung Damon datang tepat waktu dan menyelematkan Matt dari kekhilafaan Elena. Semenjak kejadian itu, Elena totally tidak menerima sisi gelapnya sebagai vampir.
Padahal di hari pertama dia hidup sebagai vampir, Stefan sudah mengajarinya cara berburu hewan, like kelinci or Bambi (panggilan Damon yang super lawak untuk rusa😅) dan Stefan menyakinkan Elena bahwa dia tak perlu meminum human's blood, dia hanya perlu diet darah hewan seperti yang Stefan lakukan. Tapi itu tidak mudah bagi Elena, tubuhnya menolak dan langsung memuntahkan seluruh isi perutnya yang diisi makan oleh darah hewan itu. Tanpa sepengetahuan Stefan, berhari-hari gadis itu tampak pucat karena makanan tidak masuk pada tubuhnya. Damon pun berinisiatif memberi makan Elena dengan darahnya, dia menyuruh Elena untuk menghisap darahnya dari nadi tangan pria itu, siapa tahu itu bekerja di tubuh Elena. Dan wawww! ini adalah adegan yang paling berbahaya pemirsah! membuatku berdesir ngilu. Aku mengutuk mereka berkali-kali di adegan itu, sumpah itu sensual banget walapun bukan nude scene!!
Damon yang tadinya akan pergi dari hidup Elena, akhirnya tidak jadi pergi. Sebab perjanjian awal dengan Stefan adalah begitu Elena memilih salah satu diantara mereka berdua, maka pihak yang tidak dipilih harus pergi dari Mystic Falls. Sementara keadaan berubah diluar kendali, Stefan melarang Damon pergi walau Elena memilihnya. Katanya, aturan itu berlaku bila Elena masih manusia. Sekarang gadis itu berubah menjadi vampir seperti diri mereka. Proses awal ini pasti akan sulit dilalui oleh Elena, so Stefan membutuhkan Damon untuk bersama-sama mendampingi gadis itu.
Sementara Elena diam-diam meminta tolong pada Damon sewaktu dirinya dilanda kekacauan, bahkan darah Damon tidak bekerja ditubuhnya dan ia terus menerus memuntahkan seluruh isi perutnya. Mengetahui hal ini, Stefan menjadi marah pada Elena. Aku mengerti perasaan Stefan di sini, pasti dia terluka karena Elena lebih mempercayai Damon dan diam-diam menghisap darah pria lain, cos itu sesuatu yang sangat pribadi yang tak seharusnya mereka lakukan. Sebenarnya Elena bukan tidak mempercayai kekasihnya itu, dia cuma nggak mau mengecewakan Stefan yang tampaknya sangat berharap banyak pada dirinya, yang pastilah Elena kuat, Elena bisa, Elena mampu untuk mengontrol rasa laparnya, seperti Caroline sahabat Elena yang lebih dulu menjadi vampir.
Damon pun berinisiatif bahwa Elena tidak bisa ditangani dengan cara yang sama sebagaimana Stefan mengajari Caroline untuk mengontrol rasa lapar dan hanya diet darah hewan saja. Stefan pun setuju, mengijinkan Damon untuk mengajari Elena 'berburu' yang sesunggunya. Percobaan awal gagal, karena Elena memiliki sifat empati yang besar, dia tidak tega menyakiti orang lain.
Akhirnya pada pesta dansa yang bertema hallowen di sekolahnya, Elena, Bonnie dan Damon menghadiri pesta itu. Sementara Bonnie menemui Profesor Shane, Elena dan Damon dengan kostum ala-ala vampir berdansa di lantai dansa yang remang-remang sambil 'menikmati' hidangan hangat mereka.
Benar saja, kali ini Elena berhasil memproses makanannya itu. Damon berkata, Elena sebagai vampir baru sudah seharusnya meminum darah manusia yang langsung dari tubuh manusia yang bersuhu hangat dan peredaran darah yang mengalir. Malam itu, Damon dan Elena menari dengan sexy dance, Elena tampak gembira dan menikmati itu sambil merangkul leher Damon dan bersama-sama menari. Hingga dia tersadar kalau perbuatannya salah dan seharusnya dia bersama Stefan agar dirinya tak berbuat diluar batas. Bonnie mengatakan kalau Damon itu membawa pengaruh buruk, Elena setuju dan Damon mendengar semuanya. Jelas Damon terluka.
Nah, disinilah aku menyukai cara Damon bagaimana dia memberikan pengertian pada Elena dengan caranya sendiri. Tak seperti Stefan yang tampaknya kecewa pada perubahan Elena yang menjadi vampir. Bahkan Elena mengatakan setelah dirinya menjadi vampir, Stefan memandangnya seperti mainan yang sudah rusak dan harus diperbaiki. Sementara Damon, dia benar-benar menerima Elena baik sewaktu gadis itu masih manusia atau pun setelah menjadi vampir. Elena bisa melihat itu, makanya dia lebih memilih meminta tolong pada Damon karena dia akan mengerti perasaan Elena.
Damon mengajarkan Elena bahwa dia harus menerima sisi gelapnya alih-alih menyangkalnya. Menerimanya dengan perlahan, menikmati naluri itu dengan sewajarnya, jangan dibuat setres berlebihan. Terima sisi gelap itu karena itulah bagian dari dirinya sekarang. Pria itu dengan suka rela mengajari Elena cara berburu tanpa harus banyak menyakiti apalagi membunuh buruannya. Damon itu to the point, tidak bertele-tele dan tidak munafik. Dia sadar sepenuhnya bahwa jati diri seorang vampir ya memang begitu, sebagai predator. Hanya bagaimana cara mengarahkannya saja, alih-alih menjadi ripper haus darah karena terus menerus dikekang oleh rasa laparnya akan human's blood, lebih baik diajari secara pelan-pelan. Intinya, Damon mengajari Elena untuk self-loving and don't to much worry about your darkness, it's fine to not to be ok.
Umumunya, menjadi vampir itu tidak merubah kepribadian manusia secara 180 derajat dari aslinya, enggak gitu konsepnya di TVD mah😀 Menjadi vampir hanya akan menguatkan sifat atau karaktermu sebelumnya seperti apa. Contohnya, Elijah adalah vampir original yang sewaktu manusianya amat menjunjung tinggi moralitas. Maka setelah dirinya menjadi vampir, ia tetap bermoral dan sangat menjunjung tinggi moralnya. Begitupun, bila kamu sebagai manusianya adalah pribadi yang egois, cemburuan, manja, maka setelah menjadi vampir sifat itu akan berkali-kali lipat menonjol dan menguasai dirimu. Itu bagian efek samping menjadi vampir baru, tapi seiring berjalannya waktu akan jauh lebih membaik.
Nah, ini kasus yang Elena alami. Ingat nggak, di season 1 ada flash back dimana Elena baru pertama kali masuk SMA, dia adalah gadis yang liar, sedikit nakal dan populer. Semenjak orang tuanya meninggal, dia menjadi pribadi yang introvert dan pemurung. Padahal sifat aslinya itu ekstrovert. Jadi sebenarnya Damon hanya sebagai alat pemicu untuk sifat-sifat asli Elena muncul ke permukaan setelah dia lama memendamnya, karena trauma kehilangan orangtua. Seperti senjata makan tuan, Elena yang sudah lama memendam rasa pada Damon, akhirnya tak bisa menahan perasaannya lagi. Karena efek tadi, menjadi vampir hanya akan melipatgandakan perasaan yang kamu rasakan sewaktu menjadi manusia. Akhirnya Elena mengakui pada Stefan atas perasaannya pada Damon yang telah berubah dan tumbuh secara bertahap, mereka akhirnya berpisah dan meninggalkan Stefan yang patah hati.
Istilah kalau sudah jodoh, enggak akan kemana. Ini nih contohnya😀Elena nggak pernah menyangka akan meninggal secepat itu, sebagai manusia dia akan memilih Stefan makanya dia balik ke Mystic Falls untuk kembali dengan pria itu. Tapi nahas, diperjalanan dia malah kecelakaan dan kehilangan nyawanya, lalu dengan terpaksa dia berubah menjadi vampir. Menjadi seorang vampir justru adalah jalan awalnya menuju Damon. Kita berandai-andai, kalau Elena nggak mati saat itu, alias masih menjadi manusia, pastinya dia akan tetap bersama Stefan, dia tidak akan memilih Damon lagi. Lalu Damon akan pergi selamanya di hidup Elena dan Stefan, sesuai perjanjian. Persis seperti yang dikatakan Damon, bahwa jika Elena tak menjadi vampir saat itu, dia tak akan pernah memilih Damon dan Elena selamanya akan menyangkal perasaannya pada Damon. Tapi pada akhirnya Elena benar-benar memilih Damon dan mencintai lelaki itu sepenuhnya, baik sebagai Elena manusia maupun Elena versi vampir.
Damon mendengar kalau hubungan Stelena telah berakhir, Elena mengkonfirmasi dan mengatakan kalau Damon-lah alasannya putus dengan Stefan. Bak ketiban semangka, Damon menatap Elena dengan tatapan tak percaya. Sepanjang pesta pemilihan Miss Mystic Falls, Damon hanya menatap Elena dari jauh dengan tatapan berbinar.
Malam itu juga, untuk keselamatan Elena sendiri, dia setuju untuk pindah ke rumah Salvatore Brothers. Sebab Jeremy, adiknya, ditakdirkan menjadi pemburu vampir oleh alam yang sewaktu-waktu dapat membunuh Elena, tak pandang bulu walaupun itu kakaknya sendiri, semacam kutukan pemburu yang tak bisa dihindari oleh pemilik tubuh. Stefan yang patah hati pun meninggalkan rumah dan membiarkan Damon dan Elena berduaan di rumah. Dan yaap, malam itu juga mereka menyatu untuk pertama kalinya!
Damon dan Elena menghabiskan malam bergairah mereka, sementara Caroline dan Stefan menemukan fakta bahwa perasaan Elena yang tergila-gila pada Damon itu tak lain karena sired atau ikatan bapak. Jadi gini, ikatan bapak adalah bahasa halusnya. Kata kasarnya, itu semacam ikatan budak dan tuan, dan dugaan mereka bahwa Elena telah bertuan pada Damon. Apapun yang dikatakan Damon, Elena pasti akan menurutinya asal 'tuannya' itu senang. Ciri-cirinya ada pada mereka. Walaupun ikatan bapak ini jarang terjadi antar vampir, tapi bisa jadi, kemungkinan kecil selalu ada. Pada awalnya Damon tak percaya dan menganggap Stefan hanya cemburu. Lalu Damon mengetes Elena dengan tes yang dibuatnya, dan yap Elena terbukti bertuan pada Damon!!
Damon merana, berfikir bahwa perasaan Elena padanya itu tidak nyata, itu hanya sebuah sihir sired yang tak sengaja diciptakan diantara mereka. Elena menyakinkan Damon berkali-kali kalau dia benar-benar mencintai Damon, perasaannya itu nyata bukan halu. Bahwa ikatan bapak itu hanya mempengaruhi tindakan si budak saja, tidak bisa mempengaruhi hati atau perasaan, begitulah kata Tyler yang juga sempat bertuan pada Klaus.
Tapi Damon tetap saja Damon, pria yang susah dibujuk. Maka berangkatlah dia dan Stefan menemui seorang penyihir yang dulu sempat mematahkan kutukan sired itu dari Damon dan mantan kekasihnya dulu di tahun 70-an. Dikatakan ikatan sired antar vampir itu bisa terjadi jika si wanita itu dulunya sewaktu menjadi manusia memiliki perasaan cinta pada si pria vampir ini, lalu pria vampir ini jugalah yang mengubahnya menjadi vampir. Maka yap, ikatan sired akan terjadi pada mereka. Secara teknis, Damon-lah yang mengubah Elena menjadi vampir, bukan? Dan sebelum Elena mati pun, dia sudah jatuh cinta pada Damon.
Tak ada jalan untuk memutuskan ikatan bapak itu, sementara Stefan mendesak agar Damon menjauhi Elena, sebab perasaan Elena terhadapnya itu tidak nyata, alias dibawah pengaruh sired. Tentu saja, Damon berat melakukannya. Baru sebentar dirinya merasakan kebahagiaan karena cintanya berbalas, tapi itu hanya sebuah sired. Kita tahu betapa mesumnya Damon jika sudah berdekatan dengan Elena, pagi itu dia merajuk, berusaha menjadi pria 'sopan' dan menahan kemesumannya pada Elena yang sedang berbaring di sampingnya. Gadis itu tampak pasrah dan akan menuruti apa saja keinginan sang tuan. Damon tidak mau memanfaatkan situasi itu, karena apapun kemauan Damon, Elena pasti akan melakukannya. Bahkan jika Elena tak mau, seluruh tubuhnya akan berkhianat dan melakukan apa pun yang diperintahkan oleh si tuan.
Hingga suatu hari Elena berduka amat dalam atas tewasnya Jeremy di tangan Katherine. Oleh perintah Damon juga, Elena mematikan tombol kemanusiaannya, sebab Damon tak tega melihat Elena yang amat menderita kehilangan keluarga satu-satunya. Jadilah Elena sebagai vampir yang tak berkeprikmanusiaan, menyebalkan dan liar. Secara otomatis, ikatan bapak antara Damon dan Elena akhirnya terputus karena gadis itu tak lagi memiliki hati nurani, being a vampire without emotions.
Btw, aku suka banget kemistri antara Ian Somerhalder (Damon) dan Nina Dobrev (Elena), mereka serasi banget, apalagi pas adegan dimana Damon membawa tas Elena sementara gadis itu berjalan di depannya. Kayak seorang suami yang lagi ngemong istrinya yang lagi sakit mual-mual karena hamil muda😆Oke.. lanjut ke tulisan berikutnya mengulas Season 5 dan 6. Udah terlanjur panjang banget ini yaa😝😅 see you~
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Fan Fiction: Jika The Vampire Diaries Diadaptasi Ke Drama Korea, Apa yang Akan Terjadi?
Halo Pemirsah, balik lagi dengan saya, yang lagi menghalu jika The Vampire Diaries diadaptasi ke drama Korea, kira-kira apa yang akan terjad...
-
Hi~ aku mau melanjutkan ulasanku kemarin, membahas The Vampire Diaries season 5 dan 6. Nggak bosen-bosen buat nulis kisah cinta epik dari pa...
-
Hi~ Aku mau mengulas The Vampire Diaries season 1, season 2 dan season 3 secara garis besar dan mengambil sudut pandangku sebagai penonton. ...




.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Hi~ welcome! hope you guys enjoy to my blog :)